![]() |
| Marinir menerobos di antara berondongan perluru senapan Jepang saat menyeberangi lembah yang dijuluki Death Valley oleh mereka yang bertempur di sana | Marine Corps/Bob Bailey |
Hari ini 77 tahun yang lalu adalah momen saat Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan darat pertamanya dalam Perang Dunia II. Serangan yang dibuka tanggal 7 Agustus 1942 itu bertempat di Kepulauan Solomon Selatan. Peristiwa itu dikenal dengan nama Pertempuran Guadalcanal.
Pertempuran berlangsung sampai 9 Februari 1943 dan disebut-sebut sebagai serangan terbesar pertama oleh pasukan Sekutu melawan Kekaisaran Jepang.
Pada 7 Agustus 1942, pasukan Sekutu, terutama Marinir AS, mendarat di Guadalcanal, Tulagi, dan Florida di Kepulauan Solomon selatan, dengan tujuan untuk mencegah pulau tersebut digunakan oleh Jepang yang nantinya dapat mengancam rute pasokan dan komunikasi Sekutu antara AS, Australia, dan Selandia Baru. Kekuatan angkatan laut AS dan Australia yang kuat mendukung pendaratan ini.
Sekutu juga bermaksud menggunakan Guadalcanal dan Tulagi sebagai pangkalan dalam mendukung kampanye untuk akhirnya menangkap atau menetralkan pangkalan utama Jepang di Rabaul, New England.
Jepang yang sejatinya telah menduduki pulau-pulau itu terlebih dahulu, tepatnya sejak Mei 1942, tidak dapat menahan gempuran lantaran kalah jumlah. Pasukan sekutu berhasil merebut Tulagi dan Florida, serta Lapangan Udara Henderson yang saat itu sedang dibangun di Guadalcanal.
Terkejut oleh serangan Sekutu, Jepang melakukan beberapa upaya antara Agustus dan November untuk merebut kembali Henderson Field. Tiga pertempuran darat utama, tujuh pertempuran laut besar, dan hampir setiap hari pertempuran udara memuncak dalam Pertempuran Laut yang menentukan di Guadalkanal pada awal November.
Jepang kemudian mendatangkan pasukan bantuan untuk merebut kembali Lapangan Udara Henderson. Pada bulan Desember, Jepang menghentikan upaya mereka untuk merebut kembali Guadalkanal, dan mengevakuasi pasukan mereka yang tersisa pada tanggal 7 Februari 1943, dalam menghadapi serangan oleh Korps XIV Angkatan Darat AS.
Pertempuran Guadalcanal adalah kemenangan strategis senjata gabungan Sekutu yang signifikan di kawasan Pasifik.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar