![]() |
| Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri saat berpidato dalam acara Rakornas Tiga Pilar PDI Perjuangan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (16/12). Rakornas tiga Pilar PDIP Bidang Ekonomi Kerakyatan ini mengambil tema 'Berdikari untuk Indonesia Raya.' Ratusan UMKM dengan produk kreatifnya ditampilkan dalam acara ini. Selain itu, sejumlah workshop digelar untuk membekali para kader partai dalam memajukan ekonomi kerakyatan di daerah masing-masing. Turut hadir dalam acara ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan juga beberapa Anggota DPR RI Fraksi PDIP. | AKURAT.CO/Sopian |
Jakarta - Ketua umum Partai Demokrasi Idonesia Perjuangan (PDIP) dijadwalkan akan membuka kongres ke V PDIP yang digelar di hotel Grand InNa Bali Beach di Bali pada Kamis (8//8/2019) besok.
Adapun Megawati bakal mengawali kongres tersebut dengan pidato politiknya. Kongres tersebut akan dilaksanakan pada Kamis siang sekira pukul 13.00 WITA.
"Kongres akan dibuka dimulai dengan protokoler partai pada jam 13.00 WITA itu dimulai dan dengan agenda utama pidato politik ketum PDIP, ibu Megawati Soekarno Putri," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan Rabu (7/8/2019).
Setelah Megawati memberikan Pidato politiknya, kongres dalanjut dengan pidato Presiden Joko Widodo yang juga menjadi salah satu kader utama partai berlambang kepala Banteng itu.
"Kemudian sambutan presiden Jokowi, dan juga kapasitas sebagai kader PDIP," tutur Hasto.
Lanjut Hasto adapun Kongres yang berlangsung hingga Sabtu (10/8/2019) bakal disi dengan berbagai materi seperti Pancasila bung Karno, pidato Bung Karno saat pembekalan Pancasila di istana negara, kemudian AD/ART, sikap politik dan program perjuangan partai.
"Cukup banyak materi, ini ada materi brave lady, kita beri juga materi pancasila bung Karno, pidato Bung di istana negara, kemudian AD/ART, sikap politik dan program perjuangan partai, kemudian Bung karno Islam dan Pacasila dari Pak Ahmad Basarah," bebernya.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar