Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Achmad Baiquni: Pendidikan Itu Penting Untuk Kehidupan

 Jakarta -  Achmad Baiquni  Pria kelahiran Surabaya, 1957 ini telah malang melintang di dunia perbankan, bisa dikatakan lebih dari separuh usianya habis untuk menekuni dunia perbankan.  Achmad Baiquni , dia lah yang menjadi “Kepala rumah tangga” di salah satu Bank terkenal di Indonesia,  PT Bank Negara Indonesia  (BNI). Ada hal yang menarik dari  Achmad  dari karyawan biasa sehingga menjadi Direktur Utama Bank BNI. Awal mula Achmad Baiquni Menggeluti dunia perbankan. Memulai karir perbankannya sejak tahun 1984. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang kini dipimpinnya adalah kantor pertama dan tampaknya yang terakhir untuk  Achmad Baiquni . Selama bekerja di Bank terbaik di Indonesia ini,  Baiquni  menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, hingga Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Baiquni semp...

Kredibilitas Jokowi Disebut Terancam, Media Asing Meliput Tentang Demo RUU KUHP dan UU KPK

Demo mahasiswa yang menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) berlangsung ricuh sekitar pukul 16.00 WIB.  | AKURAT.CO/Oktavini  aksi protes mahasiswa pekan ini tidak hanya menyedot media Indonesia, tetapi juga berbagai media asing ternama. Seperti halnya media di sini, media luar negeri juga ramai-ramai menuliskan berbagai berita terkait dengan demo, termasuk pasal kontroversial RUU KUHP hingga situasi ricuh yang terjadi antara pihak kepolisian dengan para mahasiswa. Dalam artikelnya yang berjudul 'Indonesia Protests: Police Fire Tear Gas on Third Day of Unrest over Laws to Ban Sex outside Marriage' (Protes Indonesia: Polisi Menembak Gas Air Mata pada Hari Ketiga Protes atas Hukum Larangan Seks di Luar Pernikahan), media populer Inggris, The Independent melaporkan bagaimana ratusan pelajar terlibat bentrok dengan aparat polisi saat melaksanakan aksi demo di Jakarta pada Rabu (25/9) ...

McDonald's Gunakan Alexa dan Google Asisten, Atasi Pengangguran

Ilustrasi Gerai Makanan Cepat Saji, McDonald's  | TODAYIFOUNDOUT.COM  McDonald's, sebuah rumah makan cepat saji ternama dunia melakukan inovasi penggunaan Amazon Alexa dan Google Asisten untuk para pelamar yang ingin bekerja di perusahaannya. Dalam penggunaannya, si pelamar diharuskan mengirim kata-kata kertertarikannya untuk bekerja di McDonald's kepada Alexa ataupun Google Asisten. Setelah itu, kedua aplikasi tersebut nantinya akan menjawab dan memberikan sebuah info mengenai McDonald's dan pekerjaan yang dilamar si pelamar. "Setelah memulai pengalaman dengan Alexa atau Google Assistant, yang perlu mereka lakukan hanyalah menjawab beberapa pertanyaan dasar. Mereka akan menerima teks, mengikuti tanggapan terhadap pertanyaan-pertanyaan itu, dengan tautan untuk menyelesaikan proses aplikasi online. Sesederhana itu," sebut McDonald's, mengutip The Verge, Kamis (26/9). Bagi McDonald's, perekrutan menggunakan suara bantuan adalah cara unt...

Apple dan Conservation International Pulihkan Padang Rumput di Kenya

Sebuah penampakan padang rumput  | 9to5Mac   Apple dan Conservation International fokus untuk memulihkan padang rumput di Bukit Chyulu, Kenya. Lisa Jackson, Wakil Presiden lingkungan, kebijakan, dan sosial Apple mengatakan pemulihan padang rumput akan menghasilkan manfaat untuk kehidupan di sekitar bukit. "Dengan mengembalikan puluhan ribu hektar di Bukit Chyulu, kita dapat menghilangkan karbon dari udara, melindungi koridor satwa liar yang kritis bagi gajah, dan mendukung mata pencaharian masyarakat Maasai," kata Jackson," dikutip dari 9to5Mac, Kamis (26/9). Seringkali, proyek-proyek semacam ini fokus pada penanaman kembali rumput dan pohon. Namun, rencana Apple lebih mengarah ke pendekatan yang berbeda. "Alih-alih berfokus pada penanaman, tim akan menguji intervensi sosial. Sebagai contoh, mereka dapat membantu penggembala Maasai beralih ke penggembalaan bergilir, yang dapat membantu memulihkan daerah kumuh," tambah Jackson. Bukan ha...

Cara Agar Anak Menyukai Makanan Sehat

 Orang tua kebanyakan ingin anaknya hidup sehat dengan makanan yang sehat-sehat Namun, tak sedikit orangtua yang kesulitan mencukupi ini. Hasilnya, tumbuh kembang Anak menjadi tak baik. Ketika Anak tidak mendapatkan Makanan Sehat, itu dapat membuat mereka jadi lebih mudah sakit. Karena Anak memang masih rentan terhadap penyakit. Lantas bagaimana cara terbaik agar Anak lebih suka makan Makanan Sehat? Ada beberapa cara yang harus dilakukan orangtua ketika Anak tak suka dengan Makanan Sehat, seperti dilansir AkuratParenting dari laman The Health Site.  Memasak Melibatkan Anak dalam melakukan pekerjaan dapur akan membuatnya memahami proses menyediakan makanan. Tentu akan membuat ia lebih menyukai makannya. Namun kamu disarankan untuk memberinya pekerjaan yang mudah, jangan paksa Anak untuk melakukan apapun yang berbahaya.  Ke pertanian Ajak Anak ke pertanian agar ia mengetahui darimana makanan mereka yang konsumsi berasal. Tentu ini aka...

Guru Diminta Berdialog Dengan Siswa Pendemo di DPR RI

Suasana kericuhan yang terjadi antara ratusan pelajar dengan pasukan bimob di Jalan Tentara Pelajar, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Aksi pelajar SMA/STM yang akan melakukan aksi di gedung DPR ini, berakhir ricuh dengan melakukan pelemparan batu dan petugas polisi membalasnya dengan gas air mata dan water canon.   | AKURAT.CO/Sopian  Wakil Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian meminta para kepala sekolah dan juga guru untuk membuka forum dialog dengan siswanya yang ikut aksi demonstrasi di gedung DPR RI pada Rabu (25/9/2019) kemarin. Dialog tersebut dilakukan untuk mengetahui motif utama dari siswa tersebut turun aksi dan selanjutnya untuk diberikan nasehat atau arahan yang baik dan benar. "Adanya demonstrasi yang dilakukan pelajar SMK atau STM tersebut harus dibaca secara arif dan tepat, dalam arti apakah demonstrasi pelajar itu lahir dari suatu kesadaran dan pemahaman atas masalah yang ada? Atau merupakan bentuk solidaritas kepada mahasiswa yang mun...

Bank BJB dan Agus Mulyana, Berhasil Memperoleh Kemenangan TOP GRC 2019 #4 Stars

Direktur Kepatuhan bank bjb Agus Mulyana memegang penghargaan TOP GRC 2019. (Istimewa)  Peran manajemen risiko yang lebih banyak berada di balik layar ini tak banyak terlihat. Namun demikian, fungsinya terlampau besar untuk disepelekan. Bak menggali untuk menutup lubang, tanpa risiko yang terkelola dengan baik, penetrasi usaha yang dilakukan tak akan menjadi apa-apa. bank bjb  menyadari betul pola yang mereka pakai sangat signifikansi yang dimainkan pengelolaan risiko usaha ini. Fungsinya yakni untuk membangun dasar analisus yang kuat sehingga berbagai langkah pengambilan keputusan usaha yang dijalankan perbankan bisa terhindar dari risiko merugikan bahkan mendorong ekspansi keuntungan pada level optimal. Pola manajemen risiko yang diterapkan  bank bjb  selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunjang pertumbuhan perusahaan.  manajemen risiko yang diterapkan bank bjb selama ini terbukti berhasil memberi rasa aman sekaligus menunja...

Agus Mulyana Eks Plt Dirut bjb: Saya Merasa Sangat Bangga sekaligus merasa terhormat atas pencapaian yang berhasil

Eks Plt Dirut bjb Agus Mulyana yang kini menjabat sebagai direktur kepatuhan bank bjb saat menerima penghargaan TOP GRC (Instagram @amulyana46)  Jakarta - Eks Plt Dirut bjb  Agus Mulyana  didapuk sebagai peraih penghargaan dalam ajang TOP GRC (Governance, Risk & Compliance) 2019. Agus yang kini menjabat sebagai Direktur Kepatuhan  bank bjb  didapuk sebagai The Most Committed GRC Leader 2019 dalam ajang apresiasi di bidang manajemen risiko tersebut. Dalam akun Instagram pribadi  Agus Mulyana  @amulyana46, pria yang akrab disapa  Amul  ini mengaku bangga sekaligus merasa terhormat atas pencapaian yang berhasil ia gapai. Penghargaan ini menjadi bukti apresiasi nyata yang disematkan dewan juri kepada kinerja  Agus Mulyana . Penghargaan ini diraih  Agus Mulyana , melalui proses penjurian yang terbilang panjang. TOP GRC adalah kegiatan pembelajaran bersama tentang governance, risk, and compliance sekaligus apresiasi...

Bank BJB: Kami Siap Bersaing Diera Digital Perbankan

Direktur Utama Bank Bjb Yuddi Renaldi (tiga kanan), (kiri-kanan) Direktur Operasional Bank Bjb Tedi Setiawan, Direktur IT, Treasury dan Internasional Banking Bank Bjb Rio Lanasier, Direktur Kepatuhan Bank Bjb Agus Mulyana, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bank Bjb Nia Kania, dan Direktur Konsumer dan Ritel Bank Bjb Suartini, berfoto usai Analyst Meeting Q2-2019, di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Kamis (25/7/2019). (Dok. bank bjb) Jakarta - Arus digitalisasi yang melaju semakin kencang, industri perbankan dituntut untuk terus melakukan inovasi dalam rangka merespon kebutuhan konsumen,  bank bjb  diharapkan dapat menjawab tantangan perkembangan digital di tengah persaingan yang kian kompetitif.  Saat ini, jajaran direksi dipimpin oleh Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama,  Agus Mulyana  sebagai Direktur Kepatuhan, Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rio Lanasier sebagai Direktur IT, Treasury, dan International Banking, Suartini...

RUPS, Menetapkan Achmad Baiquni Sebagai Direktur Bank BNI

 Berita Bagus - Memulai karir perbankan di  PT Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  PT Bank Negara Indonesia  (Persero) Tbk telah menetapkan  Achmad Baiquni  sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya.  Baiquni  sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.  Dalam hal pendidikan‎,  Baiquni  meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.  Kemampuannya meng...

Achmad Baiquni: Mari Kita Bangun System Pembanyaran Gaji dan Tunjangan Kinerja Secara Nontunai atau Cashless.

 Achmad Baiquni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Telah bekerjasama dengan jajaran TNI (Tentara Nasional Indonesia), untuk mengembangkan system pembanyaran gaji dan tunjangan kinerja secara nontunai atau cashless. Menurut Achmad baiquni mengambil langkah ini untuk mendukung pogram pemerintah yaitu Cashless Society, agar masyarakat atau prajurit TNI lebih mengambil tindangan nontunai dalam kebutuhan sehari-hari. Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, bahwa Bank BNI akan membantu pengelolaan keuangan para prajurit sekaligus mengedukasi pengelolaan keuangan mereka untuk jangka panjang, salah satunya dalam bentuk tabungan. “BNI juga memberikan peluang lebih besar pada prajurit yang ingin berinvestasi dengan memanfaatkan tunkin,” ujar Baiquni di Jakarta, kemarin. Menurut Achmad Baiquni, pembayaran tunjangan kinerja tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu syarat atau jaminan pada saat ingin memperoleh kredit investasi, misalnya kredit kepemilikan rumah at...

Kita Harus Siap Beradaptasi Dengan Perubahan Yang Terjadi Dengan Kita

Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Achmad Baiquni saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (5/3). (Foto: Tedi Yusup)*  Berita Jakarta - Di era sekarang banyak sekali pebisnis dan masyarakat sekitar sudah memakai yang namanya digital, Disrupsi teknologi menyebabkan timbulnya peralihan dari era ekonomi industri ke ekonomi digital. Peralihan tersebut berpengaruh pada perubahan di segala aspek, termasuk kebiasaan masyarakat hingga model bisnis perusahaan. “Untuk kita bisa beradaptasi terhadap perubahan-perubahan memang kita diperlukan suatu perubahan mindset,” ujar Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Achmad Baiquni saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (5/3). Achmad menjelaskan mengenai konsep  SECU (Stable, Expected...