Langsung ke konten utama

Geluti Bisnis Pertanian Anti Kotor, Coba Nih Hidroponik!

Image
Ahmad Hasan (42) pengelola RTPA saat melakukan perawatan tanaman hidroponik di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018). Tanaman hidroponik yang berada di dalam RTPA Madusela ini merupakan kegiatan warga setempat sebagai lahan alternatif bercocok tanam karena lahan berupa tanah sudah tidak bisa digunakan untuk menanam. Tanaman hidroponik yang ditanam berupa sayuran ini nantinya dimanfaatkan dengan menjualnya kembali kepada warga yang membutuhkan. | AKURAT.CO/Sopian

 Mau mencoba menggeluti bisnis pertanian tapi takut kotor, maka Sobat Milenial bisa mencoba bisnis pertanian dengan sistem hidroponik. Sistem pertanian hidroponik ini mulai dikenal khususnya dikalangan masyarakat perkotaan, mengingat daerah perkotaan memiliki keterbatasan lahan.

Selain memiliki kegiatan utama seperti bekerja kantoran misalnya, Sobat Milenial juga akan memiliki penghasilan dari bertani hidroponik sebab perawatannya tidak sulit. Tak hanya itu, penghasilannya pun lumayan menjanjikan. 

Bagi Sobat Milenial yang tertarik mencoba, berikut 5 alasan kenapa anda harus mencoba pertanian hidropinik dikutip dari laman Instagram Kementerian Pertanian :

1. Urban Farmin

Sistem pertanian model hidroponik layak dan sangat cocok bagi masyarakat urban di perkotaan. Sebab tidak membutuhkan media lahan yang luas, cukup dengan memanfaatkan lahan sempit pun sistem pertanian hidroponik bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

2. Tidak Kotor

Bagi Sobat Milenial yang takut kotor karena bertani. Nah dengan sistem bertani hidroponik seperti ini tidak perlu lagi takut kotor. Karena media tanam yang biasanya menggunakan tanah bisa diganti dengan air.

3.Jenis Tanaman Holtikultura

Tidak semua jenis tanaman cocok untuk sistem pertanian hidroponik seperti ini, beberapa jenis tanaman yang disarankan untuk mengggunakan media tanam air adalah sayur-sayuran, buah dan bunga yang usia panennya cukup singkat berkisar 3 minggu hingga 3 bulan.

4. Sederhana dan Praktis

Bertani hidroponik sistem perawatannya pun cukup sederhana disisi lain sangat praktis. Sebab sudah bisa bekerja secara sistematis hanya perawatan rutin secara berkala yang tidak susah.

5. Merawat Gaya Hidup Sehat

Bertani hidroponik bisa sekaligus menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menyalurkan hobi bertani dan bercocok tanam dari rumah masing-masing. Hasilnya pun bisa dikonsumsi sebagai alternatif makanan sehat dan berkualitas. Tertarik? tunggu apalagi. 

Sumber:Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pizza Gratis Asal Pelanggan Tak Pakai HP

Curry Pizza, California  | Odditycentral  Penggunaan smartphone memang sangat membantu semua hal termasuk dalam mendapatkan informasi. Tetapi seiringnya perkembangan teknologi, sekarang smartphone makin canggih dan orang-orang semakin kecanduan menggunakannya.  Tentu hal itu tidak baik, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, restoran Curry Pizza peduli dengan dampak negatif penggunaan smartphone ini. Pihaknya menawarkan makan gratis jika pelanggannya tidak menggunakan smartphone selama makan.  AkuratKuliner melansir dari Odditycentral, Jumat, (21/6), sebuah restoran pizza di Fresno, yang berbasis di California, AS, baru saja menawarkan kepada pelanggannya sebuah penawaran menarik yang bertajuk 'Talk to Each Other Discount'.  Ketentuannya, para pelanggan tersebut setuju untuk tidam menggunakan ponsel mereka dan hanya bicara dengan teman ataupun pelanggan lainnya. Diskon hanya berlaku untuk grup yang terdiri dari empat o...

18 Desa Siap Gelar Pilkades Batang Tanpa Politik Uang

Bupati Batang Wihaji melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Reban Senin ( 16/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang)  Menjelang Pilkada Serentak di Kabupaten Batang yang akan digelar 29 September 2019, terdapat 18 desa yang menyatakan siap melaksanakan pilkades secara beradab dan bersih dari politik uang. "Harapan saya pilkades serentak  ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warga," kata Bupati Batang Wihaji usai melaksanakan Silatirhmi Kamtibmas di Kecamatan Reban, Senin ( 16/9/2019). Gerakan moral anti money politik dilaksanakan di 15 kecamatan, kegiatan menghadirkan semua calon kepala desa, panitia pilkades dan Badan Pemusyawarayan Desa ( BPD), dan tokoh masyarakat desa. "Ini merupakan gerakan moral sebagai bentuk ikhtiar kita untuk harapan dan masa depan yang lebih baik dan terciptanya kesejahteraan masyarakat desa, yang awalnya gerakan ini hanya empat desa dan ...