Langsung ke konten utama

Pria Ini Sudah 169 Kali Donor Darah, Kamu Berapa Kali?

Image
Hari Donor Darah Sedunia 2019 | AKURAT. CO/ Winnie Fatmawati

 Masih dalam rangka Bulan Donor Darah Sedunia, penting untuk diingat bahwa sangat berartinya kesadaran seseorang untuk mendonorkan darahnya secara suka rela. Karena semakin banyak orang yang melakukan donor darah, maka akan semakin banyak juga kehidupan yang terselamatkan.

Manfaat nyata yang dari donor darah salah satunya adalah untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Di Indonesia berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015 menunjukkan AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup.

Perdarahan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu. Untuk mencegahnya, masyarakat memerlukan akses terhadap pelayanan darah dalam jumlah yang cukup.

"Penurunan AKI juga dapat lebih mudah dicapai jika semakin banyak donor darah sukarela yang secara rutin mendonorkan darahnya ke Unit Tranfusi Darah (UTD), sehingga UTD dapat selalu memenuhi permintaan darah dari fasilitas pelayanan kesehatan," kata Sekretaris Jenderal Kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH, kepada AkuratHealth, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin, (24/6).

Untuk Anda yang masih ragu untuk mendonorkan darahnya, kisah Supriyadi, pria berusia 58 tahun ini bisa dijadikan motivasi. Pasalnya, dirinya mengaku sudah melakukan donor darah sebanyak 169 kali selama hidupnya, dan banyak manfaat kesehatan yang dirasakannya.

"Awalnya pertama kali donor darah dulu di rumah sakit tempat saya bekerja. Karena kerja di bagian paru terus liat banyak yang membutuhkan darah tapi ketersediaan kurang, niat awal ingin membantu," ujar Supriyadi. 


Pria berkumis tebal ini juga mengatakan, donor darah sudah menjadi salah satu bagian dari gaya hidup sehatnya. Karena, dirinya merasakan bahwa daya tahan tubuhnya menjadi lebih baik, sehingga jelas ia lebih sehat.

"Dulu tiga bulan sekali. Kalau sekarang dua bulan sekali juga sudah donor lagi. Manfaatnya enak di badan. Kalau mau bisa rutin donor darah kan harus sehat, melalui skrining terlebih dahulu, jadi saya bisa rutin donor darah, artinya sehat. Untuk yang mau donor darah rutin, saya sarankan janganlah merokok. Kalau sudah biasa seperti saya, juga gak ngerasa lemas atau apa setelah donor," tutupnya.

Sumber:Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pizza Gratis Asal Pelanggan Tak Pakai HP

Curry Pizza, California  | Odditycentral  Penggunaan smartphone memang sangat membantu semua hal termasuk dalam mendapatkan informasi. Tetapi seiringnya perkembangan teknologi, sekarang smartphone makin canggih dan orang-orang semakin kecanduan menggunakannya.  Tentu hal itu tidak baik, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, restoran Curry Pizza peduli dengan dampak negatif penggunaan smartphone ini. Pihaknya menawarkan makan gratis jika pelanggannya tidak menggunakan smartphone selama makan.  AkuratKuliner melansir dari Odditycentral, Jumat, (21/6), sebuah restoran pizza di Fresno, yang berbasis di California, AS, baru saja menawarkan kepada pelanggannya sebuah penawaran menarik yang bertajuk 'Talk to Each Other Discount'.  Ketentuannya, para pelanggan tersebut setuju untuk tidam menggunakan ponsel mereka dan hanya bicara dengan teman ataupun pelanggan lainnya. Diskon hanya berlaku untuk grup yang terdiri dari empat o...

Geluti Bisnis Pertanian Anti Kotor, Coba Nih Hidroponik!

Ahmad Hasan (42) pengelola RTPA saat melakukan perawatan tanaman hidroponik di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018). Tanaman hidroponik yang berada di dalam RTPA Madusela ini merupakan kegiatan warga setempat sebagai lahan alternatif bercocok tanam karena lahan berupa tanah sudah tidak bisa digunakan untuk menanam. Tanaman hidroponik yang ditanam berupa sayuran ini nantinya dimanfaatkan dengan menjualnya kembali kepada warga yang membutuhkan.  | AKURAT.CO/Sopian  Mau mencoba menggeluti bisnis pertanian tapi takut kotor, maka Sobat Milenial bisa mencoba bisnis pertanian dengan sistem hidroponik. Sistem pertanian hidroponik ini mulai dikenal khususnya dikalangan masyarakat perkotaan, mengingat daerah perkotaan memiliki keterbatasan lahan. Selain memiliki kegiatan utama seperti bekerja kantoran misalnya, Sobat Milenial juga akan memiliki penghasilan dari bertani hidroponik sebab perawatannya tidak sulit. Tak hanya itu, penghasilannya pun lumayan menja...

18 Desa Siap Gelar Pilkades Batang Tanpa Politik Uang

Bupati Batang Wihaji melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Reban Senin ( 16/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang)  Menjelang Pilkada Serentak di Kabupaten Batang yang akan digelar 29 September 2019, terdapat 18 desa yang menyatakan siap melaksanakan pilkades secara beradab dan bersih dari politik uang. "Harapan saya pilkades serentak  ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warga," kata Bupati Batang Wihaji usai melaksanakan Silatirhmi Kamtibmas di Kecamatan Reban, Senin ( 16/9/2019). Gerakan moral anti money politik dilaksanakan di 15 kecamatan, kegiatan menghadirkan semua calon kepala desa, panitia pilkades dan Badan Pemusyawarayan Desa ( BPD), dan tokoh masyarakat desa. "Ini merupakan gerakan moral sebagai bentuk ikhtiar kita untuk harapan dan masa depan yang lebih baik dan terciptanya kesejahteraan masyarakat desa, yang awalnya gerakan ini hanya empat desa dan ...