Langsung ke konten utama

Kopi Impor Bergambar Ahmad Dhani Disita Badan POM

Image
Kopi Merek Pak Belalang disita Badan Pengawas Obat dan Makanan | Afrizal Abdul Rahman

 MAJU MERDEKA - Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM) menyita 190.000 sachet atau 4 truk produk kopi Merek Pak Belalang, dengan diduga mengubah tanggal kadaluarsanya.

Dalam keterangan resmi Penny K. Lukito, selaku Ketua Badan POM, bersama Korwas Penyelidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, melakukan penindakan terhadap sarana importir di Jakarta Selatan pada tanggal 16-17 Mei 2019.

Ada tiga pelanggaran yang dilakukan oleh kopi sachet yang terdapat wajah Ahmad Dhani ini, antara lain kopi diimport  dari luar ngeri tanpa memiliki Surat Keterangan Impor (SKI) dari badan POM, kedua mencantumkan tulisan 'Rajanya Kopi Nusantara', dan ketiga label produk tidak sesuai dengan yang disetujui oleh Badan POM, termasuk dengan merubah tanggal kadaluwarsa.

"Ada tiga pelanggaran yang dilakukan, salah satunya tanggal kadaluarsa dirubah, seperti tahun 2018 diganti menjadi tahun 2020,"kata Penny K. Lukito, kepada AkuratHealth di Kantor Badan POM, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Kopi Merek Pak Belalang disita Badan Pengawas Obat. AKURAT.CO/Afrizal Abdul Rahman

 Nilai ekonomi dalam penyitaan ini sungguh fantastis yaitu mencapai Rp1,4 miliyar. Disinyalir produk ini dijual dengan cara Multi Level Marketing (MLM), ataupun dijual secara online.

"Produk ini dijual secara Multi Level Marketing, tapi tidak menutup kemungkinan dijual online. Nanti kita akan tindak lanjuti," lanjutnya.

Produk kopi ini berasal dari Malaysia, Badan POM menyatakan akan mencabut Nomer Izin Edar (NIE) karena melakukan pelanggaran administratif dan pidana, serta menindak lanjuti dengan pro justita karena melanggar pasal 99 Jucto pasal 143 Undang-Undang tahun 2012 tentang pangan. Badan POM juga akan melakukan pengembangan lebih lanjut kepada pihak-pihak uang berkontribusi dalam pelanggaran tersebut.

Sumber:Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pizza Gratis Asal Pelanggan Tak Pakai HP

Curry Pizza, California  | Odditycentral  Penggunaan smartphone memang sangat membantu semua hal termasuk dalam mendapatkan informasi. Tetapi seiringnya perkembangan teknologi, sekarang smartphone makin canggih dan orang-orang semakin kecanduan menggunakannya.  Tentu hal itu tidak baik, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, restoran Curry Pizza peduli dengan dampak negatif penggunaan smartphone ini. Pihaknya menawarkan makan gratis jika pelanggannya tidak menggunakan smartphone selama makan.  AkuratKuliner melansir dari Odditycentral, Jumat, (21/6), sebuah restoran pizza di Fresno, yang berbasis di California, AS, baru saja menawarkan kepada pelanggannya sebuah penawaran menarik yang bertajuk 'Talk to Each Other Discount'.  Ketentuannya, para pelanggan tersebut setuju untuk tidam menggunakan ponsel mereka dan hanya bicara dengan teman ataupun pelanggan lainnya. Diskon hanya berlaku untuk grup yang terdiri dari empat o...

Geluti Bisnis Pertanian Anti Kotor, Coba Nih Hidroponik!

Ahmad Hasan (42) pengelola RTPA saat melakukan perawatan tanaman hidroponik di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018). Tanaman hidroponik yang berada di dalam RTPA Madusela ini merupakan kegiatan warga setempat sebagai lahan alternatif bercocok tanam karena lahan berupa tanah sudah tidak bisa digunakan untuk menanam. Tanaman hidroponik yang ditanam berupa sayuran ini nantinya dimanfaatkan dengan menjualnya kembali kepada warga yang membutuhkan.  | AKURAT.CO/Sopian  Mau mencoba menggeluti bisnis pertanian tapi takut kotor, maka Sobat Milenial bisa mencoba bisnis pertanian dengan sistem hidroponik. Sistem pertanian hidroponik ini mulai dikenal khususnya dikalangan masyarakat perkotaan, mengingat daerah perkotaan memiliki keterbatasan lahan. Selain memiliki kegiatan utama seperti bekerja kantoran misalnya, Sobat Milenial juga akan memiliki penghasilan dari bertani hidroponik sebab perawatannya tidak sulit. Tak hanya itu, penghasilannya pun lumayan menja...

18 Desa Siap Gelar Pilkades Batang Tanpa Politik Uang

Bupati Batang Wihaji melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Reban Senin ( 16/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang)  Menjelang Pilkada Serentak di Kabupaten Batang yang akan digelar 29 September 2019, terdapat 18 desa yang menyatakan siap melaksanakan pilkades secara beradab dan bersih dari politik uang. "Harapan saya pilkades serentak  ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warga," kata Bupati Batang Wihaji usai melaksanakan Silatirhmi Kamtibmas di Kecamatan Reban, Senin ( 16/9/2019). Gerakan moral anti money politik dilaksanakan di 15 kecamatan, kegiatan menghadirkan semua calon kepala desa, panitia pilkades dan Badan Pemusyawarayan Desa ( BPD), dan tokoh masyarakat desa. "Ini merupakan gerakan moral sebagai bentuk ikhtiar kita untuk harapan dan masa depan yang lebih baik dan terciptanya kesejahteraan masyarakat desa, yang awalnya gerakan ini hanya empat desa dan ...