Langsung ke konten utama

Survei: Massa PA 212 Pilih Anies Baswedan Jika Maju Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 Hasil riset elektabilitas yang dilakukan oleh Media Survei Nasional (Median) menunjukan, massa PA 212 lebih cenderung memilih Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jika maju dalam Pilpres 2024. 

Ada 1.200 responden dalam survei yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dari jumlah responden, sebanyak 28,8% menyukai PA 212. Kemudian 20,7% responden tidak menyukai gerakan keagamaan tersebut. Sementara 50,6% memilih tidak menjawab pertanyaan perihal Gerakan PA 212.

Kebanyakan responden yang menyukai PA 212 mendukung Anies Baswedan untuk maju Pilpres 2024. Anies mendapatkan 27,4% suara responden penyuka PA 212. Jumlah itu mengalahkan Prabowo Subianto yang sebesar 25,5% dan Sandiaga Uno 10%.

Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun menuturkan, Anies Baswedan menjadi populer di PA 212 lantaran sosoknya dinilai religius dan dekat dengan ulama. Maka tak heran jika mayoritas massa PA 212 yang notabene berlatar agamis menyukai Anies.

"Bisa kita lihat bahwa mayoritas orang yang suka 212 itu memilihnya 3 orang, yakni Prabowo, Anies, dan Sandi. Nah sebagian besar yang suka 212 pilihannya itu justru ke Anies Baswedan," kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Sementara itu, dari hasil survei, responden yang tidak suka dengan PA 212 menjatuhkan pilihannya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Sementara yang tidak suka PA 212 mayoritas memilih calon-calon dari koalisinya Pak Jokowi ya. Ada Ganjar dengan 16,4%, dan Ridwan kamil 9,7%," ujarnya.

Sumber: Ayosemarang.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pizza Gratis Asal Pelanggan Tak Pakai HP

Curry Pizza, California  | Odditycentral  Penggunaan smartphone memang sangat membantu semua hal termasuk dalam mendapatkan informasi. Tetapi seiringnya perkembangan teknologi, sekarang smartphone makin canggih dan orang-orang semakin kecanduan menggunakannya.  Tentu hal itu tidak baik, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, restoran Curry Pizza peduli dengan dampak negatif penggunaan smartphone ini. Pihaknya menawarkan makan gratis jika pelanggannya tidak menggunakan smartphone selama makan.  AkuratKuliner melansir dari Odditycentral, Jumat, (21/6), sebuah restoran pizza di Fresno, yang berbasis di California, AS, baru saja menawarkan kepada pelanggannya sebuah penawaran menarik yang bertajuk 'Talk to Each Other Discount'.  Ketentuannya, para pelanggan tersebut setuju untuk tidam menggunakan ponsel mereka dan hanya bicara dengan teman ataupun pelanggan lainnya. Diskon hanya berlaku untuk grup yang terdiri dari empat o...

Geluti Bisnis Pertanian Anti Kotor, Coba Nih Hidroponik!

Ahmad Hasan (42) pengelola RTPA saat melakukan perawatan tanaman hidroponik di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018). Tanaman hidroponik yang berada di dalam RTPA Madusela ini merupakan kegiatan warga setempat sebagai lahan alternatif bercocok tanam karena lahan berupa tanah sudah tidak bisa digunakan untuk menanam. Tanaman hidroponik yang ditanam berupa sayuran ini nantinya dimanfaatkan dengan menjualnya kembali kepada warga yang membutuhkan.  | AKURAT.CO/Sopian  Mau mencoba menggeluti bisnis pertanian tapi takut kotor, maka Sobat Milenial bisa mencoba bisnis pertanian dengan sistem hidroponik. Sistem pertanian hidroponik ini mulai dikenal khususnya dikalangan masyarakat perkotaan, mengingat daerah perkotaan memiliki keterbatasan lahan. Selain memiliki kegiatan utama seperti bekerja kantoran misalnya, Sobat Milenial juga akan memiliki penghasilan dari bertani hidroponik sebab perawatannya tidak sulit. Tak hanya itu, penghasilannya pun lumayan menja...

18 Desa Siap Gelar Pilkades Batang Tanpa Politik Uang

Bupati Batang Wihaji melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Reban Senin ( 16/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang)  Menjelang Pilkada Serentak di Kabupaten Batang yang akan digelar 29 September 2019, terdapat 18 desa yang menyatakan siap melaksanakan pilkades secara beradab dan bersih dari politik uang. "Harapan saya pilkades serentak  ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warga," kata Bupati Batang Wihaji usai melaksanakan Silatirhmi Kamtibmas di Kecamatan Reban, Senin ( 16/9/2019). Gerakan moral anti money politik dilaksanakan di 15 kecamatan, kegiatan menghadirkan semua calon kepala desa, panitia pilkades dan Badan Pemusyawarayan Desa ( BPD), dan tokoh masyarakat desa. "Ini merupakan gerakan moral sebagai bentuk ikhtiar kita untuk harapan dan masa depan yang lebih baik dan terciptanya kesejahteraan masyarakat desa, yang awalnya gerakan ini hanya empat desa dan ...