Langsung ke konten utama

Gojek Rilis 5 Fitur Solusi Baru Mudahkan Warga Semarang

Driver Gojek. (istimewa)

 Gojek juga menghadirkan kejoG untuk Semarang dengan mengulas lima solusi utama dalam memudahkan kehidupan sehari-hari warga Semarang. Lima solusi tersebut adalah GoGreener, GoGames, Donasi Digital Gojek, Fitur Ganti Lokasi GoFood, Fitur Keamanan, dan Keselamatan Layanan Transportasi Gojek.

Melalui pengembangan fitur dan program pendukung secara terus menerus, Gojek membuktikan kesuksesannya menjadi aplikasi yang paling dicintai dan lekat di keseharian anak bangsa, ungkap VP Regional Corporate Affairs Gojek Michael Say dalam siaran pers, Kamis (6/2/2020).

Melansir data dari App Annie ‘2020 mobile report’, Gojek menjadi aplikasi on-demand paling banyak digunakan masyarakat Indonesia di 2019. Lekatnya Gojek sebagai aplikasi andalan masyarakat di Indonesia juga ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah pesanan terselesaikan (completed orders) di 2019 hingga hampir 2 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Lebih lanjut Michael Say mengatakan prinsip Gojek dalam memudahkan kehidupan sehari-hari melalui teknologi adalah dasar dari semua inovasi dan solusi yang Gojek luncurkan, termasuk di Kota Semarang

Kami yakin bahwa user experience, kepuasan, dan loyalitas pelanggan merupakan salah satu kunci bagi pertumbuhan jangka panjang Gojek, karena itulah kami melakukan pendekatan berbasis produk. Artinya, Gojek memastikan bahwa produk yang kami hadirkan mudah digunakan dan benar-benar menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari pelanggan kami, jelasnya.

Ia menjelaskan alasan mengapa lima solusi itu menjadi bagian dari kejoG untuk Semarang pihaknya melihat pelanggan di Kota Semarang memiliki preferensi dan kebutuhan akan solusi tersebut dalam keseharian mereka.

Ia menyebutkan lima solusi Gojek yang hadir di 2019 untuk membuat hidup lebih mudah warga Semarang adalah  GoGreener, GoGames, \nDonasi Digital Gojek, Fitur Ganti Lokasi GoFood dan Fitur Keamanan dan Keselamatan Layanan Transportasi Gojek.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan Gojek di Kota Semarang yang telah memberikan kepercayaan kepada sebuah karya anak bangsa untuk mendampingi dan memudahkan keseharian mereka. Semarang merupakan salah satu kota yang warganya begitu lekat dengan Gojek. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pelanggan Gojek hingga lebih dari  1.5 kali lipat pada 2019 Ke depan, kami akan terus berinovasi menghadirkan solusi yang dibutuhkan pelanggan serta memastikan pengalaman terbaik dalam penggunaan aplikasi kami, jelasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pizza Gratis Asal Pelanggan Tak Pakai HP

Curry Pizza, California  | Odditycentral  Penggunaan smartphone memang sangat membantu semua hal termasuk dalam mendapatkan informasi. Tetapi seiringnya perkembangan teknologi, sekarang smartphone makin canggih dan orang-orang semakin kecanduan menggunakannya.  Tentu hal itu tidak baik, karena sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, restoran Curry Pizza peduli dengan dampak negatif penggunaan smartphone ini. Pihaknya menawarkan makan gratis jika pelanggannya tidak menggunakan smartphone selama makan.  AkuratKuliner melansir dari Odditycentral, Jumat, (21/6), sebuah restoran pizza di Fresno, yang berbasis di California, AS, baru saja menawarkan kepada pelanggannya sebuah penawaran menarik yang bertajuk 'Talk to Each Other Discount'.  Ketentuannya, para pelanggan tersebut setuju untuk tidam menggunakan ponsel mereka dan hanya bicara dengan teman ataupun pelanggan lainnya. Diskon hanya berlaku untuk grup yang terdiri dari empat o...

Geluti Bisnis Pertanian Anti Kotor, Coba Nih Hidroponik!

Ahmad Hasan (42) pengelola RTPA saat melakukan perawatan tanaman hidroponik di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018). Tanaman hidroponik yang berada di dalam RTPA Madusela ini merupakan kegiatan warga setempat sebagai lahan alternatif bercocok tanam karena lahan berupa tanah sudah tidak bisa digunakan untuk menanam. Tanaman hidroponik yang ditanam berupa sayuran ini nantinya dimanfaatkan dengan menjualnya kembali kepada warga yang membutuhkan.  | AKURAT.CO/Sopian  Mau mencoba menggeluti bisnis pertanian tapi takut kotor, maka Sobat Milenial bisa mencoba bisnis pertanian dengan sistem hidroponik. Sistem pertanian hidroponik ini mulai dikenal khususnya dikalangan masyarakat perkotaan, mengingat daerah perkotaan memiliki keterbatasan lahan. Selain memiliki kegiatan utama seperti bekerja kantoran misalnya, Sobat Milenial juga akan memiliki penghasilan dari bertani hidroponik sebab perawatannya tidak sulit. Tak hanya itu, penghasilannya pun lumayan menja...

18 Desa Siap Gelar Pilkades Batang Tanpa Politik Uang

Bupati Batang Wihaji melaksanakan Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Reban Senin ( 16/9/2019). (Dwi Ariadi/Ayobatang)  Menjelang Pilkada Serentak di Kabupaten Batang yang akan digelar 29 September 2019, terdapat 18 desa yang menyatakan siap melaksanakan pilkades secara beradab dan bersih dari politik uang. "Harapan saya pilkades serentak  ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan desa. Jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warga," kata Bupati Batang Wihaji usai melaksanakan Silatirhmi Kamtibmas di Kecamatan Reban, Senin ( 16/9/2019). Gerakan moral anti money politik dilaksanakan di 15 kecamatan, kegiatan menghadirkan semua calon kepala desa, panitia pilkades dan Badan Pemusyawarayan Desa ( BPD), dan tokoh masyarakat desa. "Ini merupakan gerakan moral sebagai bentuk ikhtiar kita untuk harapan dan masa depan yang lebih baik dan terciptanya kesejahteraan masyarakat desa, yang awalnya gerakan ini hanya empat desa dan ...