![]() |
| Transportasi publik Trem Surabaya. | jatimmandiri.com |
Sektor transportasi merupakan salah satu fokus utama pengembangan riset dan inovasi Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Hal itu disampaikan Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro karena menurutnya manfaat transportasi dirasakan langsung seluruh lapisan masyarakat.
Ia mengatakan, arah konsep pengembangan riset dan inovasi industri transportasi Indonesia yakni berbasis transportasi cerdas.
"Untuk mencapai itu semua, diperlukan riset dan inovasi menuju transportasi cerdas,” ujar Menteri Bambang saat menghadiri International Conference of Transportation Research and Innovation (IC-TRI) di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta, dilansir dari laman resmi Kemenristek, Rabu (13/11/2019).
Menteri Bambang mengungkapkan seluruh kegiatan riset dan pengembangan inovasi tersebut hendaknya menerapkan pendekatan Triple Helix, yaitu mensinergikan akademisi dari lembaga litbang dan perguruan tinggi, perusahaan atau sektor swasta dan pemerintah. Dalam hal ini Kemenristek/BRIN akan berupaya memonitor dan memastikan agenda lima tahun tersebut akan berjalan sesuai rencana.
Menteri Bambang menyebutkan keberlanjutan, arah riset dan pengembangan di bidang transportasi di Indonesia harus mengikuti Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu sumber energi yang terjangkau dan ramah lingkungan.
“Segala bentuk inovasi transportasi yang akan diproduksi di Indonesia harus dilandaskan pada sumber energi yang terjangkau dan ramah lingkungan," tegasnya.
Konsep pengembangan riset dan inovasi transportasi cerdas, sebut Bambang, hendaknya mempertimbangkan konsep kota cerdas (smart city), ekonomi cerdas (smart economy), lingkungan cerdas (smart environment), hidup cerdas (smart living), pemerintahan cerdas (smart government) dan masyarakat cerdas (smart people).
Sumber:https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar