![]() |
| Ginekolog AS 'melakukan histerektomi tanpa persetujuan' | WESTERN TIDEWATER REGIONAL JAIL |
Seorang dokter di Virginia, Amerika Serikat (AS) ditangkap lantaran melakukan operasi tanpa persetujuan pasien hingga menimbulkan masalah kesehatan serius. Dokter bernama Javaid Perwaiz itu berbohong kepada pasien mengenai kondisi kesehatan mereka untuk memuluskan operasi tanpa sepengetahuan atau persetujuan pasien.
Operasi yang dilakukan antara lain histerektomi, ligasi tuba, dan prosedur pelebaran dan kuretase. Perwaiz memiliki dua kantor di Chesapeake, Virginia, dan menerima hak istimewa di dua rumah sakit.
Sejak penangkapannya pada 8 November lalu, ada 126 wanita yang telah melapor ke pihak berwajib mengenai tindakan sang dokter.
Menurut pengaduan kriminal, antara 2014-2018 Perwaiz mengoperasi 40 persen wanita yang menerima Medicaid, jaminan kesehatan pemerintah untuk warga AS berpenghasilan rendah. Dari total 510 pasien, 42 persen di antaranya dioperasi setidaknya dua kali.
FBI pertama kali menerima laporan pada bulan September 2018 dari pegawai rumah sakit Pewaiz. Pegawai itu menerima pengaduan dari sejumlah pasien sang dokter.
Pasien yang tidak disebutkan namanya itu menuturkan bahwa tuba falopinya rusak pasca operasi endometriosis sehingga ia tidak lagi bisa hamil secara alami, hal itu baru diketahuinya bertahun-tahun pasca operasi.
Pasien lain, yang menjalani operasi pengangkatan indung telur, mengatakan ia menderita sakit selama seminggu setelah operasi.
"Saksi juga menuduh Perwaiz secara rutin menggunakan 'kata-C' (kanker) untuk menakuti pasien agar dioperasi," tulis agen FBI Desiree Maxwell dalam dokumen kasus, dilansir dari laman BBC, Jumat (15/11).
Perwaiz bersekolah di sekolah kedokteran di negara asalnya, Pakistan, dan menerima lisensi medisnya di Virginia pada 1980. Jaksa penuntut mengatakan ia memiliki sejarah masalah kedisiplinan. Pada tahun 1982 ia kehilangan akses ke rumah sakit di Maryland karena 'penilaian klinis yang buruk'.
Menurut FBI, dia pernah diselidiki oleh Dewan Obat Virginia karena melakukan operasi tanpa indikasi medis yang tepat dan bertentangan dengan penilaian medis yang sehat. Ia juga pernah terlibat kasus penggelapan pajak pada tahun 1996 yang menyebabkan lisensi medisnya dicabut selama 2 tahun.
Sumber:https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar